ANTUSIASME ANAK MUDA ARAB
Sungguh suatu kegembiraan dapat bertemu dengan warga Saudi yang antusias dengan Indonesia . Aku sempat bertemu dengan mereka kala memasuki masjid Nabawi saat menjelang adzan subuh. Dua putri usia belasan tahun dan seorang ibu , mereka berasal dari Mekah. Datang ke Madinah ini untuk napak tilas sejarah Nabi Muhammad .
Kami saling memperlihatkan foto daerah kami, dia juga memperlihatkan daerah dimana mereka pernah berlibur yakni di Al Baha, sebuah taman yang menjadi destinasi wisata di Saudi yang cukup indah. Aku tak mau kalah aku perlihatkan destinasi wisata di Indonesia yang penuh hutan menghijau, gunung dan pantai pantainya yang indah. Kami juga sempat bertukar bacaan beberapa ayat Al Quran . “Masya Allah…” komentar mereka mendengar bacaanku. “ Astagfirullah,” ucapku. Ternyata di sini ada juga basa basi, ya.
Mereka juga berkesempatan memperlihatkan kehidupan anak sekolah di Saudi. Semua siswa di sana dipisah antara perempuan dan laki laki. Sehingga ketika sekolah mereka lebih leluasa berpakain tanpa penutup wajah selama pembelajaran. Namun ketika pulang dan pergi mereka Kembali menutup wajah. Meski udara panas dan debu gurun menyerbu kulit mereka tetap bersih dan mulus sebab saat pulang dan pergi tubuh rapat dengan penutup kepala sampai dengan mata kaki. Hmm..tradisi yang terjaga ketat.
Budaya pesta sudah mereka kenal. Beberapa foto mereka pamerkan padaku saat tengah menghadiri pesta teman sekolah mereka. Layaknya sebuah pesta mereka datang dengan pakaian yang berkilau dan riasan wajah yang berbeda dari hari biasa. Pesta dihadiri oleh sesama wanita, tak tampak laki laki di foto itu. Bagi mereka wajah adalah aurat yang pantang dibuka di tempat umum. Meski mereka masih remaja namun tradisi ini sudah melekat.
Kutanya mengapa di televisi ada
banyak penyiar yang sudah membuka aurat, tampil seperti layaknya baju kerja
kebanyakan, mereka bilang karena fulus. Ya, karena fulus mereka melakukaannya.
Kalaulah di televisi ada wanita Arab
yang sudah tidak menutup aurat itu karena mereka tergoda dengan uang, begitu
penjelasannya ketika kau tanya karena aku melihat beberapa chanel televisi di sana para presenter wanita yang membuka hijabnya.( Madinah, Juli 2023)

Komentar
Posting Komentar