KISAH PEMUDA KAHFI

 


Ilustrasi : Ashabul Kahfi


Ketika itu di sebuah kerajaan hiduplah raja yang lalim. Raja itu bertindak sewenang wenang kepada para rakyatnya. Siapa saja yang tidak mengikuti kepercayaannya maka ia akan dimusuhi. Tak terkecuali  tujuh pemuda yang alim. Iman mereka tertancap kuat di dada, tak tergetar oleh ancaman  raja untuk mengikuti  kepercayaan sang Raja yang tidak percaya adanya   Allah. 

Ketika semua jalan terasa sudah tertutup maka pemuda itu berdoa kepada Allah " Ya Allah Engkaulah Sang pemberi rahmat, turunkanlah rahmatMu pada kami, berilah jalan keluar kami dari masalah yang pelik ini."


Lalu Allah mengilhamkan tujuh pemuda itu untuk masuk ke dalam sebuah gua. Kemudian mereka tertidur di dalamnya dalam waktu yang lama.  Sedangkan anjing mereka menjaga dengan setia di luar gua.

Saat datang pagi hari ketika matahari muncul di ufuk timur maka pemuda itu membalikkan badannya hingga punggung mereka terkena sinar matahari yang masuk ke celah celah gua.  Ketika matahari tenggelam maka mereka memiringkan badan untuk bersiap menerima hawa malam yang dingin agar bisa menyesuaikan  suhu di dalam gua.  

Andai saja ada orang yang melihat peristiwa itu pasti ia akan lari ketakutan karena melihat gerakan para pemuda itu. Mata mereka terpejam, tubuh mereka lemas rebahan di lantai gua tetapi anehnya mereka bisa bergerak sendiri mengikuti gerakan alam sekitar .

Dengan gerak itu tubuh mereka terjaga  tetap bugar sampai suatu ketika mereka terbangun. Lalu saling bertanya diantara mereka, sudah berapa lamakah tertidur.  Satu diantaranya menjawab, " Hanya beberapa saat kita tertidur." Satu lagi menjawab, "  Allah yang paling tahu berapa lama kita tertidur. " Jawaban yang sama saja , tetapi cukup untuk meredakan perdebatan. Dan menyadarkan bahwa perut mereka terasa lapar. 

 

Lalu sebagian dari mereka pergi ke pasar untuk membeli  makanan. Sebelumnya teman -temannya berpesan agar mereka bersikap lemah lembut  bila bertemu penduduk. Juga tetap   menjaga rahasia keberadaan  mereka berada di dalam gua karena  jika tidak pasti Raja yang lalim akan menemukannya.

Tetapi betapa terkejutnya saat mereka menyodorkan uang,  sang penjual mengatakan bahwa uang yang mereka bawa sudah tidak  laku lagi karena uang itu adalah uang yang kuno. Uang itu dicetak pada  ratusan tahun yang lalu yang pada masa  Raja yang terdahulu. Sekarang Rajanya sudah berganti dan tentu saja menggunakan uang yang baru. 

 Para pemuda itu bernafas lega dan sangat heran begitu lama mereka tidur di dalam gua, mencapai ratusan tahun. Mereka juga sangat bersyukur Allah telah melindunginya selama ini.

 Betapa ajaibnya pertolongan Allah pada orang -orang yang berpasrah dan taat padaNya.  Maka siapapun yang ingin hidupnya ajaib maka jangan ragu untuk betawakal dan mentaatiNya. 

Dengan kisah ini Allah juga mengajari kita bahwa hari berbangkit pasti terjadi. Setelah manusia mengalami kematian maka suatu saat akan dibangkitkan di akherat kembali untuk menerima balasan dari amalnya di dunia.



Komentar

Populer

FRESHCARE

ANTUSIASME ANAK MUDA ARAB